Kamis, 01 Maret 2012

Gefreiter Matthäus Hetzenauer (23 Desember 1924 - 3 Oktober 2004), Salah Seorang Sniper Jerman Terkenal Dari Gebirgsjäger

Gefreiter Matthäus Hetzenauer

Matthäus Hetzenauer adalah seorang sniper (penembak jitu) terkenal sepanjang sejarah. Ia lahir pada tanggal 23 Desember 1924 di Tyrol, Austria. Ia bergabung dengan Wehrmacht sebagai seorang sniper di Divisi Ke-3 Gebirgsjäger, yang ditempatkan di Front Timur. Sepanjang karirnya, Hetzenauer memegang rekor sebanyak 345 kali membunuh tentara musuh.

Hetzenauer menjalani pelatihan sniper dari tanggal 27 Maret hingga 16 Juli 1944. Setalah itu ia diperbolehkan bertugas di Divisi Ke-3 Gebirgsjäger. Semasa bertugas sebagai sniper, Hetzenauer menggunakan dua jenis senapan. Yang pertama adalah Mauser Karabiner 98 Kurz dengan teleskop yang memiliki lensa pembesaran 6x, dan yang kedua adalah Gewehr 43 dengan teleskop yang memiki lensa pembesaran 4x.

Pada tanggal 6 November 1944, ia mengalami trauma kepala akibat serangan artileri Uni Soviet, dan dianugerahi Verwundeten-Abzeichen tiga hari kemudian.

Dalam beberapa kesempatan, ia kerap ditugaskan bersama Josef "Sepp" Allerberger, yang juga seorang sniper Wehrmacht terkenal. Allerberger sendiri juga kelahiran Austria. Mereka berdua telah banyak membunuh tentara Uni Soviet di berbagai pertempuran.

Hetzenauer dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 17 April 1945. Ia dipromosikan untuk penganugerahan medali bergengsi tersebut oleh Genaralleutnant Paul Klatt karena rekornya sebagai seorang sniper. Ia juga menaklukan dua kompi terkuat musuh tanpa rasa takut akan keselamatannya di bawah tembakan artileri dan serangan musuh. Rekomendasi tersebut telah disetujui oleh General der Gebirgstruppe Karl von Le Suire dan General der Panzertruppe Walter Nehring.

Hatzenauer pun tertangkap oleh Uni Soviet pada bulan berikutnya. Selama lima tahun ia menempati kamp penjara Uni Soviet.

Hetzenauer wafat pada tanggal 3 Oktober 2004, setelah beberapa tahun kesehatannya semakin memburuk.

0 komentar: