Minggu, 10 Juni 2012

Kisah-Kisah Menyeramkan Dari Bekas Lokasi Pertempuran Perang Dunia II di Rusia


Siluet prajurit Ceko yang membuat heboh tim ekspedisi dari Voronezh

Beberapa tahun lalu, di Rusia terkenal dengan "Arkeolog Hitam", yang terdiri dari orang-orang independen yang melakukan penggalian barang peninggalan berharga di tempat-tempat bekas lokasi pertempuran Perang Dunia II. Dalam penggalian itulah, mereka banyak menjumpai dan mengalami kejadian aneh di sana.

Leningradsky Luban - Pada tahun 1997, sekelompok enam orang menuju Leningradsky Luban, di mana puing-puing biara Makaryevsky hancur oleh perang di rawa-rawa. Mendekati reruntuhan, mereka melihat api unggun. Ketika mereka mendekat lagi, betapa terkejutnya mereka melihat api unggun itu mengambang di udara. Api unggun itu pun menghilang.

"Arkeolog Hitam" berdiam di sebuah kamp bekas reruntuhan perang. Sepanjang malam, mereka terganggu oleh jeritan manusia yang berasal dari hutan. Tak ada satu pun dari mereka yang bergegas membantu atau mendekati teriakan itu.

Keesokan harinya, salah seorang arkeolog pergi ke hutan dan tersesat. Tiga jam kemudian ia kembali, dengan pakaian yang nampak kotor dan wajah yang nampak gila.Ia tak pernah mengatakan pada teman-temannya apa yang terjadi padanya.

Myasnoy Bor - Salah satu yang paling terkenal zona anomali terhubung ke Perang Dunia II adalah sebuah lembah berawa Myasnoy Bor yang terletak 30 km dari kota Novgorod. Banyak anggota Tentara Kedua Angkatan Darat Uni Soviet, divisi Wehrmacht Jerman, "Blue Division" Spanyol, dan tentara lainnya yang gugur dalam ofensif ke Luban tahun 1942. Sisa-sisa mayat mereka pun banyak yang masih terkubur di sana.

Galina Pavlova, ketua kelompok "pencari" dari kota Engels di wilayah Saratov menceritakan tentang sebuah insiden yang terjadi padanya tahun 1997 di Myasnoy Bor : "Hutan dari Myasnoy Bor itu menakutkan dan mistik. Segera setelah anda ditinggalkan di sana sendiri, hutan itu mulai membuat suara. Anda dapat dengan jelas mendengar teriakan "Hore!", seolah-olah jiwa prajurit yang terbunuh di sana masih melakukan serangan. Pada hari di mana kami menemukan tambang, aku berdiri di belakang orang-orang. Aku berhenti di titik yang telah digali berkali-kali sebelumnya. Tiba-tiba, aku melihat bahwa pohon-pohon itu condong ke arah yang sama, meskipun tidak ada angin sama sekali. Aku memanggil orang-orang, dan kami menemukan kotak kayu lapuk dan tambang tua.

Bryansk - Alexei, salah seorang "Arkeolog Hitam" yang menggali di hutan dekat Bryansk di mana pasukan garis depan Uni Soviet berada pada tahun 1942-1943, menceritakan cerita seram lainnya : "Kami menggali dan menemukan 6 mayat tentara Soviet dan 11 tentara Jerman, empat di antaranya adalah anggota Wehrmacht di rawa-rawa parit penampungan. Kami memotong kayu yang sudah lapuk dan menemukan sepatu bot Jerman dengan tulang mencuat keluar. Kemudian kami melakukan penggalian dengan lebih hati-hati, dan menemukan sebuah tulang pinggul, tulang punggung, dan tulang rusuk. Sedikit demi sedikit kami menggali keluar sisa-sisa kerangka. Kami meninggalkan kerangka-kerangka itu di parit penampungan ketika hari mulai gelap dan berkemah di 200 meter dari tempat tersebut.

Malam harinya, kami mengalami kejadian aneh. Salah seorang penjaga yang bernama Valera, membangunkan kami. Ia mengatakan pada kami bahwa sesuatu yang aneh sedang terjadi. Kami bangun dan mulai mendengarkan dengan cermat. Kami bisa mendengar suara pidato dalam bahasa Jerman, lagu, tawa, dan denting rel. Itu sangat menakutkan.

Di pagi harinya, kami pergi ke parit. Tempat itu masih terlihat sama seperti kemarin. Tapi ketika kami berjalan sedikit lebih jauh, kami menemukan sebuah parit bekas tank. Menakjubkan, dari parit itu terlihat jejak tank yang masih baru!".

Zheltoyar - Ada zona anomali Zheltoyar, yang lebih dikenal dengan zona anomali Novokhopersk, di bagian timur wilayah Voronezh, dekat kota Novokhopersk.
Siluet seorang prajurit Ceko
Anggota ekspedisi dari komite Voronezh untuk mempelajari fenomena anomali dipimpin oleh seorang peneliti terkenal Genrikh Silanov, berhasil mengambil gambar orang-orang tentara berpakaian seragam di dekat tenda. Sebuah pesawat hantu muncul di salah satu foto. Para peneliti percaya bahwa ini adalah foto Perang Dunia II. Salah satu foto menunjukkan siluet seorang prajurit Ceko. Kemudian para peneliti menemukan bahwa sebuah divisi Ceko yang merupakan bagian dari Tentara Soviet dahulu kala terletak di daerah itu.

Silanov percaya bahwa foto-foto itu khas “chronal fatamorgana” yang diciptakan oleh apa yang disebut “bidang memori” terhubung ke peristiwa dramatis yang terjadi di masa lalu.
Read more

Selasa, 05 Juni 2012

SS-Division Totenkopf, Divis Waffen-SS Yang Anggotanya Diambil Dari Mantan Penjaga Kamp Konsentrasi

SS-Division Totenkopf

SS-Division Totenkopf (3. SS-Panzergrenadier-Division Totenkopf atau 3. SS-Panzer-Division Totenkopf) adalah salah satu dari 38 divisi Waffen-SS dalam Perang Dunia II. Sebelum mencapai status divisi, kelompok ini dikenal dengan nama Kampfgruppe Eicke. Divisi ini terkenal karena berbagai kejahatan perang dan karena sebagian besar dari anggota awalnya adalah penjaga kamp konsentrasi.

Divisi Totenkopf diberi nomor sesuai dengan divisi "Jerman" dari Waffen-SS. Penomoran ini termasuk SS-Panzergrenadier-Division Leibstandarte SS Adolf Hitler, SS-Panzergrenadier-Division Das Reich, dan SS-Panzergrenadier-Division Wiking.
Totenkopf dibentuk pada Oktober 1939, awalnya dari penjaga-penjaga kamp konsentrasi dan dari SS-Heimwehr Danzig. Divisi ini dipimpin oleh orang-orang dari SS-Verfügungstruppe (SS-VT) yang telah berperang di Polandia. Pucuk pimpinan adalah SS-Obergruppenführer Theodor Eicke.

Mereka mulanya menjadi pasukan cadangan dalam serangan ke Perancis pada Mei 1940, dan pada tanggal 16 Mei kemudian digerakkan ke front di Belgia. Dalam waktu seminggu mereka telah melakukan kejahatan perang mereka yang pertama. Di Le Paradis 4th Kompanie, I. Abteilung, dipimpin oleh SS-Obersturmführer Fritz Knöchlein, mereka menembaki 97 dari 99 pejabat militer Inggris dari Royal Norfolk Regiment dengan senapan mesin setelah mereka menyerah. Dua orang selamat. Setelah perang, Knöchlein diajukan ke pengadilah Inggris dan dijatuhi hukuman mati gantung.

Totenkopf juga berperang di Perancis. Di timur laut Cambrai divisi ini menahan 16.000 tentara Perancis. Ketika berusaha menerobos ke pantai mereka dihadang pasukan Inggris dan Perancis dan mendapat kesulitan. Mereka terpaksa menembak dengan peluru-peluru anti-tank dan hanya selamat karena dibantu pesawat-pesawat pembom Luftwaffe. Dalam peperangan untuk mengambil alih kanal La Bassee mereka menderita banyak kematian. Selain itu mereka juga dihadang di Bethume dan La Paradis. Pasukan Perancis akhirnya menyerah di dekat perbatasan Spanyol, di mana Totenkopf beristirahat sampai April 1941. Pada saat ini sekurangnya 300 pejabat militer Totenkopf telah tewas. Mereka digantikan oleh tenaga baru melalui Waffen-SS dan bukan dari kamp. Flak dan batalion artileri kemudian ditambahkan ke divisi ini.


Sumber: http://alifrafikkhan.blogspot.com
Read more